Public Relations

Chapter 1 :

1. Mengapa kita harus berhati-hati dalam menggunakan istilah 'menyenangkan' ?

2. Dari manakah 'identitas perusahaan' itu bermula?

3. Apakah yang dimaksud dengan 'lambang' ?

4. Siapa yang menulis Lowell Offering?

5. Mengapa IM. Singer merasa perlu untuk menerbitkan sebuah jurnal internal?

6. Seperti apakah salah satu penggunaan PR pertama yang dilakukan oleh pemerintah Inggris?

7. Siapakah Sir Stephen Tallents, dan apa jasa beliau bagi perkembangan PR di Inggris?

8. Siapakah Ivy Ledbetter Lee, dan apa pernyataannya yang terkenal mengenai kandungan atau isi siaran beritanya?

9. Mengapa kebutuhan akan PR mencuat pada dekade 1920-an dan 1930-an?

10.Apa permasalahan yang ditimbulkan TV berita internasional yang mampu menyajikan berbagai macam berita secara langsung dan seketika?


Chapter 2 :

1. Apakah definisi PR menurut IPR ?

2. Apakah aspek – aspek penting yang terkandung di dalam “Pernyataan Meksiko“ ?

3. Berikan 3 buah alasan mengapa PR tidak sama dengan iklan dan juga bukan bagian dari iklan !

4. Apakah definisi iklan yang dikemukakan oleh IPA ?

5. Apakah definisi pemasaran menurut CIM ?

6. Bagaimana promosi penjualan dapat membantu periklanan dan penjualan ?

7. Apa hal terpenting yang membedakan PR dan Propoganda ?

8. Apa saja kesamaan antara propaganda dan periklanan ?

9. Mengapa publisitas tidak sama dengan periklanan ?

10. Berikan beberapa contoh mengenai publisitas yang baik dan publisitas yang buruk, yang masing – masing bersumber dan perilaku yang baik dan yang buruk !

11. Apa yang dimaksud dengan citra bayangan?

12. Apa yang dimaksud dengan citra yang berlaku ?

13. Apa yang dimaksud dengan citra yang diharapkan ?

14. Apa yang dimaksud dengan citra perusahaan ?

15. Apa yang dimaksud dengan citra majemuk ?

16. Mengapa tidak sepantasnya kita memoles atau memanipulasi citra ?

17. Sebutkan 7 syarat yang harus dipenuhi oleh seorang praktisi PR yang baik ?


Chapter 3 :

1. Mengapa suatu perusahaan akan menunjuk sebuah biro iklan dari luar begitu mereka membelanjakan sejumlah besar dana untuk periklanan, sedangkan saat muncul kebutuhan untuk mengalokasikan sejumlah besar dana dalam kegiatan PR, perusahaan tersebut justru akan membentuk sendiri unit atau departemen PR internalnya?

2. Mengapa sebagian besar ahli periklanan profesional bekerja di biro-biro iklan independen, sedangkan praktisi PR yang terbaik justru lebih banyak yang bekerja di suatu organisasi atau perusahaan (baik komersial maupun non komersial), bukannya bekerja di lembaga konsultasi PR independen ?

3. Fungsi atau jabatan apa saja yang bisa anda temukan pada sebuah departemen PR di suatu organisasi / perusahaan ?

4. Apakah tanggung jawab seorang manager PR ?

5. Apa saja empat tugas khusus yang harus diemban oleh seorang manajer PR ?

6. Buatlah daftar yang memuat kegiatan-kegiatan yang mungkin dilakukan oleh seorang manager PR dari sebuah perusahaan asuransi ?

7. Apa saja keuntungan yang bisa dipetik sebuah perusahaan/organisasi jika ia memiliki departemen dan manajer PR internal ?

8. Apa saja kelemahan atau kekurangan atas keberadaan seorang manajer PR ?

9. Kira-kira apa reaksi dari seorang editor yang Menetapkan sasaran atau merumuskan tujuan-tujuan dari kegiatan PR menerima sebuah siaran berita (news release ) dari seorang ‘manajer publisitas’ atau seseorang dari ‘departemen publisitas’?Chapter 4 :

1. Apakah definisi konsultasi PR menurut PRCA?

2. Jenis jasa apa saja yang bisa diharapkan oleh seorang klien dari sebuah biro konsultasi PR?

3. Sejumlah biro konsultasi PR sengaja mengkhususkan diri pada bidang-bidang pelayanan
tertentu yang bersifat khusus atau spesifik. Sebutkan lima bidang pelayanan yang spesifik tersebut.

4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jasa konsultatif dan jasa eksekutif.

5. Bagaimana seorang konsultan PR membebankan biaya kepada klien atas jasa yang telah diberikannya?

6. Bagaimana seorang konsultan PR memperhitungkan jumlah pembayaran yang akan diterimanya dari klien?

7. Mengapa harus diadakan pertemuan-pertemuan secara rutin antara klien dengan biro konsultasi PR guna membicarakan berbagai kemajuan yang telah dicapai?

8. Apakah yang disebut laporan pertemuan itu, dan apa bedanya dengan tatap muka dalam pertemuan-pertemuan rutin?

9. Apakah yang dimaksud dengan buku fakta (facts book)?

10. Apa yang dimaksud dengan penomoran pekerjaan, dan apa nilai serta tujuannya?

11. Jelaskan dua metode dalam memilih konsultan PR.

12. Apa sajakah keunggulan dan kekurangan dari masing-masing metode tersebut?

13. Apa saja keuntungan jika suatu perusahaan mempekerjakan sebuah biro konsultasi PR?
14. Kemudian, apa saja kerugiannya?

15. Benarkah bahwa biaya pembentukan sebuah departemen PR internal oleh sebuah perusahaan atau organisasi sama saja dengan jumlah biaya yang harus dikeluarkan seandainya perusahaan atau organisasi yang bersangkutan membeli jasa PR dari sebuah lembaga atau biro konsultasi PR?




Chapter 6 :

1. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan PR berwujud dan PR tidak berwujud ?

2. Sebutkan dua cara untuk menetapkan tujuan PR ?

3. Bagaimana cara menetapkan prioritas ?

4. Bagaimana waktu mempengaruhi tujuan ?

5. Bagaimana uang mempengaruhi tujuan?

6. Apa dampak gabungan yang ditimbulkan oleh keterbatasan waktu dan uang ?

7. Kira-kira apakah reaksi dari pihak perusahaan induk atau perusahaan klien terhadap tercapainya suatu tujuan secara sukses ?




Chapter 7 :

1. Bagaimana anda mengdefinisikan khalayak atau public ?

2. Mengapa kita tidak bias menyebarkan suatu pesan PR kesemua khalayak ( masyarakat umum dalm pengertian yang luas ) ?

3. Apa saja perbedaan antara Khalayak PR dengan Khalayak Sasaran ( Target Audience ) iklan ?

4. Sebenarnya apakah yujuan dasar dari identifikasi khalayak?

5. Apa yang akan terjadi jika kita tidak mengidentifikasi khalayak ?



Chapter 8 :

1. Mengapa, tidak seperti banyak negara lainnya, Inggris memiliki ibukota yang menjadi pusat dunia pers nasionalnya?

2. Apa saja keempat fungsi utama penerbitan?

3. Apa yang dimaksud dengan kolom iklan, dan apa saja aspek negatifnya?

4. Jelaskan apa saja perbedaan antara reporter, wartawan daerah, dan koresponden khusus!

5. Apakah ' jasa telegram ' itu?

6. Apa saja perbedaan antara Two-Ten Communication dengan Reuter dan Press Association?

7. Bagaimanakah cara kerja biro atau lembaga penyedia foto?

8. Apakah sindikasi itu?

9. Mengapa radio merupakan suatu media yang penting di Inggris?

10.Coba jelaskan cara-cara pembuatan acara atau program radio!

11.Mengapa radio begitu populer di negara-negara berkembang?

12.Apa relevansi penyediaan listrik dengan siaran TV di negara-negara berkembang?

13.Apakah aspek terpenting dari radio sebagai media audio, dan televisi sebagai media visual?

14.Apakah perbedaan antara acara komersil dan acara sponsor?

15.Jelaskan makna dari istilah ' terlibat dalam jaringan ' (networked)!

16.Apakah WTN dan Visnews itu?

17.Mengapa pembuatan acara-acara televisi menelan lebih banyak waktu dan biaya daripada acara-acara radio?

18.Mengapa praktisi PR harus jauh lebih berhati-hati dalam mengadakan wawancara yang diliput oleh televisi daripada wawancara yang diselenggaran oleh radio atau media cetak?

19.Mengapa para reporter dan petugas kamera TV nampak berbeda bila dibandingkan dengan para reporter radio atau media cetak pada umumnya?

20.Menurut Anda, apa saja perbedaan pokok antara radio dan televisi?

21. Sebutkan beberapa jenis alternatif TV dan sistem siaran terbatas yang Anda ketahui?

22. Apakah CNN itu, dan apa kaitannya dengan para praktisi PR?



Tentang Tugas
Kebetulan kami adalah mahasiswa seperti mahasiswa lainnya, dosen PR tercinta kami kasih tugas, supaya kami ga males buat baca buku... Nah ini nih seputar yang ditanyakan, mungkin akan kami bagi menjadi beberapa bagian, sepertinya 8 bagian deh.. Mudah-mudahan kami punya darah PR dari smua jawaban yg diposting disini :



Tugas Baru
Ini adalah tugas baru sebagai nilai tambahan setelah materi UTS, maksudnya adalah, kami menjawab 5 soal dari Bab yang akan diberikan pada UAS nanti, berikut adalah soal dan jawabannya (linked to) :


Chapter 15 :

1. Apa hubungan antara PR dan ekshibisi ?

2. Apa perbedaan antara ‘pameran umum’ dan pameran dagang’ ?

3. Faktor apa yang menentukan suatu pameran diadakan di dalam atau di luar ruangan ?

4. Apakah ‘pameran patungan’ itu ?

5. Jelaskan beberapa cara pengangkutan pada pameran keliling!



Chapter 17 :

1. Sebutkan variasi yang dimiliki oleh kertas cetak?

2. Bagaimana cara memproduksi koran dengan menggunakan komputer?

3. Apakah yang dimaksud dengan phototypesetting, dan bagaimana mekanismenya?

4. Sebutkan empat fungsi atau jasa yang dapat diberikan sistem Atex!

5. Apa saja keunggulan proses percetakan Lithography?



Chapter 18 :

1. Sebutkan tiga jenis penyediaan sponsor yang masing-masing dibedakan berdasarkan tujuannya?

2. Apakah alasan-alasan pokok bagi penyediaan sponsor?

3. Apa saja cakupan sponsor dari bidang yang paling populer?

4. Jelaskan beberapa pertimbangan khusus dalam pemberian sponsor!

5. Apakah yang perlu dilakukan bagi penyediaan sponsor dalam melakukan tugasnya?





























JAWABAN:

Senin, 2007 November 05
Chapter 7
1. Khalayak adalah sekumpulan orang-orang atau kelompok yang saling berinteraksi/ komunikasi dalam suatu organisasi baik dalam lingkup eksternal maupun internal.

2. Karena PR bersifat lebih diskriminatif, maka unsur atau segmen tertentu sengaja dipilih dalam rangka lebih mengefektifken penerimaan pesan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

4. (a) Masyarakat luas.
(b) Calon pegawai atau anggota.
(c) Para pegawai atau anggota.
(d) Pemasok jasa dan berbagai macam barang.
(e) Para investor – pasar uang.
(f) Para distributor.
(g) Konsumen dan pemakai produk organisasi.
(h) Para pemimpin pendapat umum.
(i) Serikat-serikat pekerja.
(j) Media massa.

5. (a) Segenap usaha dan dana akan terpecah-pecah akibat terlalu luasnya khalayak yang dituju.
(b) Pesan yang dikirim tidak ditangkap/ dimengerti sebagaimana mestinya, karena pesan tsb tidak sesuai dengan karakteristik khalayak yang menerimanya.
(c) Total kegiatan tidak akan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sehingga penggunaan jam kerja , materi serta peralatan menjadi tidak ekonomis.
(d) Tujuan yang hendak dicapai walaupun telah ditargetkan tidak akan tercapai.
(e) Pihak manajemen/ perusahaan klien merasa tidak puas dengan hasil yang ada.

Diposting oleh The Number One PR Team di 23:44 0 komentar

Chapter 6
1. PR berwujud adalah PR yang selalu efektif ditinjau dari segi biaya ( csot efective)
PR tidak berwujud adalah yang pada dasarnya bersumber dari kegiatan-kegiatan PR yang tidak terencana dan tanpa tujuan yang pasti (hal.75)

2. 1) dengan mengadakan riset khusus guna mengidentifikasikan masalah yang memerlukan penyelesaian PR.
2) Mengadakan serangkaian diskusi atau konsultasi secara mendalam dengan para pemimpin departemen atau kalangan staf yaitu guna mengungkapkan kebutuhan-kebutuhan komunikasi paling mendasar yang mereka rasakan. (hal.76)

3. Ada 2 cara dalam menetapkan prioritas yaitu jangka panjang dan jangka pendek sebagai patokan pertama hendaknya anda lebih mengakomodasi tujuan jangka pendek untuk lebih mengutamakan/ mengejar tujuan jangka panjang (hal.76)

4. Seorang manajer PR internal (berikut stafnya bekerja begitu giat tak kenal waktu sampai-sampai jumlah jam kerja bisa dihitung hanya dengan menyisihkan waktu dimana mereka tidak bekerja, akan tetapi pada umumnya pada jam resmi sehari seorang pegawai dalam sehari hanya mampu menangani satu tugas saja, dan lazimnya ia hanya bisa berada disatu tempat pada satu waktu. Hanya mereka yang lebih trampil dan berpengalaman saja yang mampu menangani pekerjaan secara lebih cepat efektif dan efisien. (hal.76)

5. Jumlah dana senantiasa menentukan jumlah dan kualitas staf suatu perusahaan atau organisasi serta nilai pekerjaan yang akan disajikan oleh para konsultasi PR. Batasan dana ini tidak hanya berlaku untuk menyediakan jam kerja, tetapi juga pengadaan berbagai peralatan operasional lainnya untuk kegiatan-kegiatan PR (hal.77)

6. Dampak dari keterbatasan waktu dan uang maka sebagian tujuan terpaksa dikorbankan atau ditunda. (hal.78)

7. Reaksi dari pihak perusahaan induk atau perusahaan klien terhadap tercapainya suatu tujuan secara sukses maka selanjutnya mereka menaruh kepercayaan terhadap perantara PR dan akan bersedia lagi menggunakan lagi jasa PR tersebut . (hal.79)



Chapter 2
1. Keseluruhan upaya yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya.

2. Pernyataan meksiko itu menyinggung soal menganalisis kecenderungan yang mengisyaratkan bahwa kita juga menerapkan teknik Riset sebelum merencanakan suatu program atau kampanya PR yang mencakup aspek PR dan aspek ilmu social dari suatu organisasi, yakni tanggung jawab organisasi.

3. (a) Periklanan mungkin tidak dilaksanakan oleh semua organisasi tapi organisasi manapun tidak lepas dari PR.
(b) PR meliputi semua orang dan segala sesuatu sementara iklan terbatas pada hal-hal yang berkaitan dengan fungsi penjualan dan pembelian.
(c) Cakupan atau ruang lingkup PR jauh lebih luas dan lebih menyeluruh daripada ruang lingkup periklanan.

4. Periklanan mengupayakan suatu pesan penjualan yang supersuasif mungkin kepada calon pembeli yang paling tepat atas suatu produk atau jasa tertentu dengan biaya yang semurah-murahnya.

5. Suatu proses manajemen yang bertanggung jawab untuk mengenali mengantisipasi dan memuaskan keinginan atau kebutuhan pembeli demi meraih laba.

6. Promosi penjualan mampu membawa produsen semakin dekat dengan konsumennya dan juga merupakan bentuk komunikasi pemasaran yang lebih personal sifatnya.

7. -Propoganda bertujuan untuk mempertahankan kekuasaan pemerintah.
-PR bertujuan untuk menjadikan masyarakat memahami serta memanfaatkan jasa- jasa dari depertemen yang bersangkutan secara memadai.

8. (a) Bersifat netral, bisa baik maupun buruk.
(b) Dapat berpihak, tergantung dari sudut mana kita memandang.

11. Citra yang dianut oleh orang dalam mengenai pandangan luar.

12. Suatu citra atau pandangan yang dianut oleh pihak-pihak luar mengenai suatu organisasi.

13. Suatu citra yang diinginkan oleh pihak manajemen.

14. Citra dari suatu organisasi secara keseluruhan, jadi bukan sekedar citra atas produk dan pelayanannya.

16. Karena citra PR yang ideal adalah kesan yang benar yakni sepenuhnya berdasarkan pengalaman, pengetahuan serta pemahan atas kenyataan yang sesungguhnya.

17. a. Mampu menghadapi semua orang yang memiliki aneka ragam karakter dengan baik.
b. Mampu berkomunikasi dengan baik.
c. Pandai mengorganisasikan segala sesuatu .
d. Memiliki integritas personal, baik di dalam profesi maupun didalam kehidupan pribadi.
e. Memiliki imajinasi.
f. Kemampuan mencari tahu.
g. Mampu melakukan penelitian dan mengevaluasi hasil dari suatu kampanye PR serta belajar dari hasil tsb.

Chapter 3
1. Ada dua alasan yakni :
1) Keahlian biro tersebut dalam hal perencanaan dan pengadaan ruang maupun waktu penyiaran secara efisien dan ekonomis
2) Untuk menggunakan keahlian-keahlian kreativnya dalam merancang, menghias, dan menyebar luaskan iklan atau pesan-pesan yang dapat mempromosikan produk dan perusahaan atau citra organisasi yang bersangkutan. (hal.27)

3. Manajer, sekertaris, assiten manajer, sekertaris, editor jurnal internal, pengelola kunjungan ke perusahaan, potografer, petugas publikasi dan media cetak, pejabat pers (hal.29)

4. (1) Menetapkan sasaran atau merumuskan tujuan-tujuan dari kegiatan PR
(2) Memperhitungkan jam kerja dan sumber daya lainnya yang akan menjadi biaya atau sumber pengeluaran
(3) Menetapkan skala prioritas guna mengendalikan pilihan publik, media untuk menyampaikan pesan kepada mereka, waktu operasi, serta optimalisasi penggunaan tenaga kerja dan berbagai sumber daya lainnya seperti peralatan
(4) Menentukan kelayakan pelaksanaan dari setiap upaya yang hendak dilakukan dalam rangka mengejar tujuan-tujuan tertentu sesuai dengaan dana, kemampuan para staf, dan ketersediaan berbagai maacam peralatan

5. (1) Menciptakan dan memlihara suatu citra yang baik dan tepat atas perusahaan atau organisasinya, baik yang berkenaan dengan kebijakan-kebijakan, produk, jasa, maupun dengaan para personelnya
(2) Memantau pendapat eksternal mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan citra, kegiatan, reputasi maupun kepentingan-kepentingan organisasi/ perusahaan , dan menyampaikan setiap informasi yang penting langsung kepada pihak manajemen atau pimpinan puncak untuk segera ditanggapi atau ditindak lanjuti
(3) Memberi nasehat atau masukan kepada pihak manajemen mengenai berbagai masalah komunikasi yang penting, berikut teknik-teknik untuk mengatasinya
(4) Menyediakan berbagai informasi kepada khalayak perihal kebijakan organisasi, kegiatan, produk, jasa, dan personalia selengkap mungkin demi menciptakan suatu pengetahuan yang maksimal dalam rangka menjangkau pengertian khalayak

6. (1) Menetapkan sasaran dan tujuan dari kegiatan PR
(2) Menghitungkan jam kerja dan sumber daya lainnya yang akan menjadi biaya atau sumber pengeluaran
(3) Menetapkan skala prioritas guna mengendalikan pemilihan publik, media untuk menyampaikan pesan kepada mereka waktu operasi, optimalisasi penggunaan tenaga kerja dan berbagai sumber daya lainnya.
(4) Menentukan kelayakan pelaksanaan dari setiap upaya yang hendak dilakukan dalam rangka mengejar tujuan-tujuan tertentu sesuai dengan dana, kemampuan para staf. (Hal.31)

7. Keuntungan :
(1) Manajer PR tentunya lebih akrab dan mengenal seluk-beluk dan segala sesuatu yang berkenaan dengan organisasi atau perusahaannya sendiri
(2) Manajer PR pasti juga memiliki keahlian dan pengalaman khusus di bidang perdagangan, sektor industri/bisnis tertentu, atau bidang kerja yang digeluti oleh organisasi atau perusahaan yang memperkerjakannya
(3) Manajer PR akan dapat dengan mudah menciptakan jalur-jalur komunikasi di dalam organisasi/perusahaannya sendiri daan dapat mengumpulkan berbagai macam informasi yang penting dan dapat dipercaya dengan cepat
(4) Manajer PR biasanya akan selalu siaga dan dapat bertindak cepat terutama dalam keadaan kritis
(5) Manajer PR memiliki posisi yang kuat untuk memberikan masukan-masukan secaara rutin kepada pihak manajemen

8. Kelemahannya :
a. Manajer PR bisa menjadi sedemikian dekat dengan organisasi/perusahaan sehingga ia tidak bisa lagi sepenuhnya untuk objektif dalam menilai segala sesuatu yang berkenaan dengan organisasi/perusahaannya sendiri
b. Jika manajer PR tersebut tidak cukup trampil atau terlatih maka ia hanya akan menjadi beban organisasi/perusahaan
c. Kebanyakan manajer PR tidak memiliki posisi atau status resmi yang cukup tinggi dimana ia bisa setiap saat mengadakan hubungan secara langsung dengan para pucuk pimpinan
d Manajer PR mendapat sebutan sebagai petugas PR dari pihak manajemen yang menlihat hal ini sebagai cara yang tepat untuk mempromosikan daan menyingkirkan karyaawan senior
e Pihak manajemen sendiri acapkali tidak memiliki suatu spesifikasi pekerjaan yang jelas bagi departemen atau manajer PRnya

9. Menerima dan merundingkan nya dengan staf PR lainnya untuk diambil langkah berikutnya.


Chapter 15
1. Hubungan antara PR dan ekshibisi adalah dalam penyelenggaraan ekshibisi seperti seminar atau konferensi, seorang praktisi PR mempunyai kesempatan untuk mengaplikasikan kemampuannya sebagai pemberi informasi kepada khalayak seperti menyampaikan pesan-pesan atas nama perusahaan induk atau perusahaan kliennya, dan jauh lebih baik apabila si praktisi PR juga mampu untuk menyelenggarakan sendiri acara gabungan semacam itu dengan sponsor dari para promoter, lalu mempublikasikan pesan-pesannya tadi melalui media pers.

2. Ø Pameran umum adalah pameran yang dapat dihadiri oleh setiap kalangan seperti Pameran Rumah Ideal (Ideal Home Exhibition) yang biasa diadakan oleh Daily Mail di Inggris.
Ø Pameran dagang adalah suatu acara pameran yang khusus diperuntukkan bagi kalangan atau pihak-pihak tertentu, seperti para pemegang karcis pameran dan masyarakat bisnis yang bonafit. Contohnya pameran mainan anak-anak (Toy Fair), pameran mobil terbaru, pameran mebel, dan lain-lain.

3. Faktor yang menentukan adalah :
- Cuaca
- Barang yang dipamerkan lebih cocok di luuar atau di dalam
- Jenis pameran yang akan diselenggarakan<
- Besarnya bentuk barang yang dipamerkan
4. Pameran patungan adalah pembukaan suatu gerai yang melibatkan beberapa peserta, misalnya perusahaan-perusahaan Inggris yang beroperasi di suatu Negara dan dibiayai atau disubsidi oleh pihak ketiga, misalnya Badan Perdagangan Luar Negeri Inggris (British Overseas Trade Board).

5. Berbagai macam barang yang dipamerkan diangkutb dengan kereta api barang, trailer, pesawat kargo atau truk.



Chapter 17
1. Kertas cetak memiliki beberapa variasi, antara lain:
a) Newsprint (kertas koran)
b) Supercalendered (super kalender)
c) Antique (antik)
d) Imitation art
e) Art

2. Cara produksi koran modern dengan komputer adalah, pencetakan yang menggunakan mesin pengaturan huruf, editing, dan layout dengan memakai komputer yang serba otomatis dan modern. Perangkat komputer yang digunakan juga bervariasi mulai dari sistem desk-top sampai dengan Apple Macintosh dan Adobe PageMaker untuk naskah-naskah yang rumit.

3. Phototypesetting adalah sebuah sistem modern yang sama sekali tidak mempergunakan lempengan cetak metal. Mekanismenya didukung oleh seperangkat komputer yang serba canggih sehingga mesin ini dapat menghasilkan halaman-halaman naskah secara utuh, lengkap dengan foto-foto yang diperlukan.

4. Empat fungsi atau jasa yang dapat diberikan sistem Atex adalah:
a) Untuk keperluan editing naskah.
b) Untuk keperluan design.
c) Untuk penyiapan iklan lewat koran.
d) Untuk keperluan produksi.

5. Keunggulan proses percetakan Lithography:
a) Jenis-jenis kertas yang sesuai untuk teknologi lithography ini, sekarang sangat mudah diperoleh di berbagai tempat dengan harga yang tidak terlalu mahal. Dengan kertas yang cocok, maka hasil cetakannya akan lebih memuaskan.
b) Layar halftone yang berkualitas tinggi, yakni yang memiliki 133 hingga 200 baris per inchi (54 sampai 80 baris per cm) kini juga sudah mudah ditemukan.Mesin lithography mampu menyajikan hasil atau gambar yang mengkilat. Contoh: katalog bergambar, kalender, poster, dan buku-buku bergambar yang semuanya lebih indah dan menarik.



Chapter 18
1. Tiga jenis penyediaan sponsor yang masing-masing dibedakan berdasarkan tujuannya, yakni; penyediaan sponsor untuk iklan, untuk pemasaran, serta untuk tujuan PR.

2. Alasan-alasan pokok bagi penyediaan sponsor dapat dirangkum sebagai berikut:
a) Untuk melancarkan suatu kampanye periklanan melalui publikasi nama serta produk-produk perusahaan yang seluas-luasnya oleh media massa yang meliput jalannya acara yang disponsori itu.
b) Untuk mendukung strategi atau kebijakan pemasaran, seperti ketika sebuah perusahaan memberikan sponsor berupa dukungan keuangan terhadap suatu acara yang menyangkut kepentingan para calon konsumen, dimana sosok perusahaan dan produk-produknya akan dikaitkan dengan kepentingan konsumen tersebut, seperti kesehatan, kenyamanan, atau keindahan.
c) Untuk memperlihatkan niat baik organisasi atau perusahaan guna melaksanakan tanggung jawab sosialnya.

3. Cakupan sponsor dari bidang yang paling populer adalah:
a) Acara-acara olahraga
b) Acara-acara kebudayaan
c) Penerbitan atau Publikasi
d) Ekshibisi atau pameran
e) Pendidikan
f) Acara-acara amal
g) Acara penghargaan ProfesionalAcara-acara lokal

4. Beberapa pertimbangan khusus dalam pemberian sponsor:
a) Memastikan tujuan dari diselenggarakannya acara yang akan diberikan sponsor itu.
b) Memilih aspek atau bidang kegiatan yang sekiranya paling sesuai dengan tujuan-tujuan acara itu maupun kepentingan-kepentingan pihak penyedia sponsor.Memastikan bahwa total biaya atau dana yang harus ditanggungnya sesuai dengan tujuan yang hendak diraih.

5. Penyediaan sponsor perlu diuraikan dan dimuat dalam jurnal internal karena hal itu dapat menunjang terbinanya komunikasi antara pimpinan dan karyawan.

No comments:

Post a Comment